Campur Bahan Ini Ketika Mencuci Dengan Detegen

Jasa Bersih Kantor – Mencuci pakaian merupakan salah satu kegiatan yang mengganggu jika cucian dengan tingkat kekotoran tinggi cukup banyak. Apalagi jika Anda tidak memiliki mesin cuci di rumah. Namun mau bagaimana lagi, pakaian kotor tetap harus dicuci agar kotoran tidak semakin keras dan baunya menyengat. Untuk memperlancar kegiatan mencuci, coba tambahkan bahan-bahan berikut ke dalam deterjen. Bahan-bahan ini bisa membuat pakaian lebih bersih. Sehingga Anda tidak perlu lagi menggosok atau menyikatnya dalam waktu lama.

Campur Bahan Ini Ketika Mencuci Dengan Detegen

Soda Kue

Bau apek yang ada di pakaian bisa dihilangkan dengan mencampurkan soda kue ke dalam deterjen. Cukup tambahkan soda kue ke deterjen. Satu sendok makan soda kue bisa dilarutkan dalam empat liter air, ya! Pemakaian soda kue untuk mencuci ini bisa langsung di campurkan ke dalam mesin cuci. Namun tidak semua jenis bahan pakaian bisa diaplikasikan dengan soda kue. Pastikan periksa atau coba di beberapa bagian yang tidak terlihat.

Garam

Nah, kalau garam meja bisa digunakan untuk menghilangkan noda pada pakaian. Penggunaan garam tergantung pada noda yang ingin Anda hilangkan. Untuk noda darah misalnya, garam harus dicampurkan di deterjen untuk deterjen. Jika noda berminyak, Anda bisa menaburkan garam pada noda, lalu basahi dan sikat sebentar sebelum dicuci. Jangan langsung menambahkan garam kedalam mesin cuci. Karena garam bisa membuat mesin menjadi korosif dan berkarat dan mengakibatkan rusak.

Air Jeruk

Ternyata air jeruk nipis juga bisa digunakan sebagai pemutih alami! Alih-alih menggosok noda, Anda bisa menggunakan lemon untuk membersihkannya. Padahal, air jeruk nipis bisa membantu mengembalikan kecerahan warna putih kapas. Caranya dengan menambahkan jus lemon ke dalam deterjen. Kandungan asam pada jeruk atau lemon dapat membantu mengangkat noda atau kotoran yang ada pada pakaian.

Cuka

Untuk cuka, dapat digunakan untuk membersihkan residu deterjen. Karena dapat membersihkan residu deterjen, sebenarnya cuka digunakan pada saat proses pembilasan. Biasanya cuka dicampur dengan pelembut kain. Anda tidak perlu khawatir mengubah baunya, cuka justru membuat aromanya lebih lengket. Cairan cuka yang memiliki sifat asam akan membersihkan segala macam noda pada pakaian.

Sabun Pencuci Piring

Noda minyak khusus bisa dihilangkan dengan cairan sabun pencuci piring. Sebelum mencuci, gunakan setetes deterjen untuk menghilangkan noda minyak pada pakaian. Agar efektif, gosok noda dengan tangan lalu cuci seperti biasa. Cara ini diperuntukkan untuk noda saja dan tidak efektif jika dipakai sebagai pengganti detergent secara keseluruhan.

Obat Kumur

Bau keringat bisa dihilangkan dengan obat kumur. Pakaian olahraga yang berbau keringat bisa lebih harum jika dibasahi dengan deterjen dan obat kumur. Namun, cairan ini tidak disarankan untuk dicampur di mesin cuci, karena dapat mempersingkat masa pakainya.

Teh dan Kopi

Untuk pakaian berwarna gelap, Anda bisa menambahkan teh atau kopi ke dalam deterjen. Teh dan kopi dapat mempertahankan warna gelap pada pakaian yang sering luntur akibat proses pencucian. Gunakan kopi tanpa ampas agar residunya tidak tersangkut di pakaian saat Anda mencucinya. Untuk pakaian hitam, tambahkan dua cangkir kopi atau teh yang diseduh ke dalam air bilasan.

Tidak perlu capek-capek menyikat atau menggosok, dengan campuran bahan deterjen di atas, mencuci baju jadi lebih menyenangkan. Namun ada baiknya, untuk beberapa bahan kimia seperti obat kumur, cuka, dan soda kue, jangan langsung mencampurkannya ke dalam mesin cuci karena lama-kelamaan bisa merusak mesin.

Be the first to reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *